MANADO,A-Times- Momentum Hari Kesaktian Pancasila, yang dilaksanakan jajaran UNSRAT Kamis (1/10), menjadi pengingat pentingnya menjaga ideologi bangsa sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah keberagaman.
Upacara itu dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNSRAT yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Ir. Arthur Gehart Pinaria, M.P., Ph.D.,
Dalam sambutannya, Pinaria menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan.
Kata dia, peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi, sekaligus meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, serta pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Tema peringatan tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, juga menjadi pengingat bahwa di tengah perbedaan dan tantangan zaman, Pancasila harus tetap menjadi kekuatan yang mempersatukan seluruh elemen bangsa.
Di lingkungan kampus, nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa, tetapi juga tercermn dalam pelaksanaan tridarma perguruan tingi serta hubungan antarsivitas akademika.
Semenetara itu, Rektor UNSRAT mengajak seluruh sivitas akademika untuk membangun universitas dengan semangat “Si Tou Timou Tumou Tou”, yang bermakna manusia hidup untuk memanusiakan manusia.
Falsafah hidup masyarakat Minahasa tersebut selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian yang terkandung dalam Pancasila.(arz)
