Bisnis Arang Tempurung Dua Legislator Salah Faham 

Alexander Wenas

A—TIMES,BITUNG– Berawal dari bisnis arang tempurung dua politisi Alexander Wenas anggota DPRD asal  Bitung Sulut dan Munawar anggota DPRD Blora, Jawa Tengah akhirnya berselirih faham. Ini berawal saat keduanya sepakat bisnis arang tempurung. Wenas mengirimkan arang tempurung sebanyak 12 ton pada Agustus 2025 dengan harga Rp15 perkilogram. Seiring waktu kata Munawar barang tersebut tak kunjung dikirim sementara ia sudah mengirimkan uang sebanyak Rp234 juta kepada Wenas.” Saya minta uangnya dikembalikan tapi sampai saat ini tidak ada makanya saya tempuh jalur hukum,” pungkasnya.  Sementara itu,Wenans menjelaskan panjang lebar soal perjalan bisnisnya dengan Munawar.” Kami sepakati harga Arang Tampurung Rp17 ribu perkilogram belum masuk produksi dan pengiriman kami sepakati untungnya dibagi setelah eskpor jalan,” beber Wenas. Ia mengirim arang tempurung tersebut dengan menggunakan jasa ekspedisi milik Hi Olan yang juga adalah rekannya sesama legislator Bitung.Sayangnya kata Wenas saat Munawar mengirimkan uang sebesar Rp234 juta lebih itu belum termasuk ongkos pengolahan . Anehnya saat ia berupaya datang ke Jogya menemui Munawar justru terkesan menghindar ” Saya beritikad baik mari duduk bersama dan selesaikan persoalan ini secara baik baik kita hitung biaya pengolahan hingga keuntungannya jika lebih dikembalikan,” kata Wenas seraya menambahkan Munawar sudah melaporkan persoalan ini ke polisi dengan tuduhan penipuan. ” Saya tidak menipu, barangnya ada saya kirim, dan semua bukti bukti Pengolahan hingga pengiriman ada sebaiknya mari duduk bersama selesaikan persoalan ini secara profesional bisnis dengan kepala dingin,” tambah Wenas. (*)